Kegiatan Seru di Wisata Kota Tua Jakarta yang Ngehits dan Instagramable

Diposting pada

Ketika mengunjungi Jakarta, ada tempat wisata yang ngehits dan Instagramable terletak di Utara Jakarta, yaitu wisata Kota Tua Jakarta. Ini adalah sebuah kawasan yang terletak di Kelurahan Pinangsia.

Dahulu terdapat sebuah pusat kota Batavia tua yang mendapat julukan Mucipal Hall. Terkenal dengan nama Stadhuis atau Stadhiusplein yang tepat terletak di belakang Plaza dan dijumpai air mancur.

Kemudian pada abad ke-16, daerah tersebut juga mendapatkan julukan Permata Asia dan Ratu dari Timur oleh pelayar Eropa. Pada tahun 1972, secara resmi kawasan ini menjadi Kota Tua Jakarta oleh Gubernur Jakarta Ali Sadikin.

Kegiatan Seru di Wisata Kota Tua Jakarta, yang Ngehits dan Instagramable
Instagram @kotatuajakarta

Berbagai Kegiatan Seru di Wisata Kota Tua Jakarta

Ada beberapa peninggalan sejarah yang bisa Anda temukan di kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Mulai dari Museum Fatahillah, Bank Indonesia, Wayang, Bank Mandiri, Keramik, hingga Museum Toko Merah.

Naik Sepeda Onthel di Lapangan Museum Fatahillah

Mengunjungi kawasan Kota Tua rasanya kurang lengkap jika tidak singgah di Taman Fatahillah. Sebuah lapangan yang cukup luas dan indah. Ada beberapa spot menarik, salah satunya naik sepeda onthel.

Sepeda onthel ini cukup unik, karena peninggalan Belanda yang masih tersisa. Kemudian pihak pengelola memanfaatkannya sebagai sarana transportasi di Taman Fatahillah.

Anda juga bisa mencoba sepeda tersebut untuk keliling kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Cukup membayar Rp 20.000, Anda sudah dapat menikmati indahnya Kota Tua menggunakan sepeda lengkap dengan topi zaman dulu.

Berfoto Bersama Manusia Patung

Pemandangan menarik saat berkunjung ke kawasan wisata Kota Tua Jakarta, yaitu manusia patung. Manusia patung yang ada di daerah ini merupakan orang yang mengecat tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki.

Selain mengecat diri, mereka juga berdandan dengan memakai pakaian seperti karakter pahlawan. Dari mulai Jenderal Sudirman, RA Kartini hingga ada yang menyerupai prajurit perang dan Noni Belanda.

Tujuan dari berdandan seperti ini untuk menarik perhatian wisatawan agar mau membayar seusai berfoto. Aneka gaya berfoto dapat Anda buat bersama manusia patung tersebut. Tentu hal ini membuat feed Instagram yang Anda miliki semakin berwarna

Berburu Kuliner

Setelah puas keliling menikmati indahnya Kota Tua Jakarta, saatnya berburu kuliner khasnya. Di sekitar kawasan itu ada beberapa pilihan kuliner yang tersaji dengan lezatnya.

Deretan warung makan sampai dengan restoran menawarkan berbagai macam kuliner yang menggoda selera. Sederet kuliner khas Kota Jakarta dari mulai ketoprak, kerak telur, es selendang mayang, sampai dodol menyajikan khusus untuk Anda dan keluarga.

Berburu Souvernir dan Oleh-Oleh

Ketika mengunjungi wisata Kota Tua Jakarta, tidak lengkap rasanya bila tak membawa buah tangan atau oleh-oleh. Lokasi sekitar kawasan Kota Tua banyak dijumpai penjual pernak-pernik souvernir.

Mulai dari gantungan kunci yang berbentuk icon Jakarta seperti Monas, topeng, dan ondel-ondel. Kemudian souvernir yang tidak kalah menarik sebagai oleh-oleh, yaitu topi ala coboy, kartu pos icon Kota Jakarta, topeng kayu, dan kaos dengan harga bervariasi.

Mengunjungi Museum

Sekitar wisata Kota Tua Jakarta ada beberapa museum yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah. Anda bisa menikmati wisata sejarah sekaligus napak tilas perjalanan sejarah di masa lalu.

Salah satu museum yang penting Anda kunjungi yaitu Museum Fatahillah. Di museum tersebut menyimpan beberapa koleksi benda bersejarah. Dari mulai furniture antik hingga hasil arkeologi.

Sekitar museum Fatahillah terdapat stasiun kereta api kota yang memiliki julukan Stasiun Beos dengan gaya Art Deco. Sekitar stasiun bagian utara, Anda dapat menemukan beberapa gedung perniagaan yang sekarang menjadi Museum Mandiri dan Museum Bank Indonesia.

Sisi timur Plaza menjumpai Museum Seni Murni dan Keramik. Di museum ini menyimpan sejumlah lukisan koleksi dari pelukis terkenal antara lain Basuki Abdullah, Affandi, dan lainnya yang beraliran kontemporer.

Jam buka museum-museum itu mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore dengan membayar tiket Rp 5000 untuk dewasa. Lalu Rp 3 000 untuk mahasiswa dan Rp 2000 untuk anak-anak.