Cara Mengatur Keuangan Pribadi Secara Mudah dan Efisien

Cara mengatur keuangan pribadi sebaiknya kita pelajari sedari dini. Karena jika hal seperti ini akan menjadi kebiasaan dan gaya hidup kedepannya seiring bertambahnya usia.

Keuangan menjadi hal yang riskan dan merupakan kebutuhan utama. Maka dari itu kita tidak bisa secara semaunya untuk menghabiskan uang kesana-kemari.

Semakin bertambahnya usia tentu akan bertambah pula berbagai kebutuhan yang membutuhkan uang. Berbagai kebutuhan tambahan semakin beragam membutuhkan perhatian.

Nah beberapa cara ini bisa kalian coba untuk membuatnya lebih terorganisir. Selain itu kita jadi lebih menghargai uang yang kita hasilkan sendiri tersebut.

Ketahui Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Tidak perlu bingung dan khawatir uang dari gajian masih awal bulan sudah ludes. Kini kita bisa membuatnya lebih terstruktur dan sesuai dengan kebutuhan akhir bulan. Simak pembahasan berikut ini untuk Anda.

Mencatat Keuangan

Nah langkah pertama kita bisa membuat tulisan rekap dari keuangan selama satu bulan. Hal ini akan membuat kita menjadi ingat kemana saja uang dari pengeluaran ini habis.

Berbagai kebutuhan apa saja yang sebenarnya bisa kita tunda untuk yang lebih penting terlebih dahulu. Karena pada dasarnya semua yang kita beli terkadang hanya keinginan bukan kebutuhan.

Ketika memulai untuk membuat catatan kita bisa menganalisisnya. Beberapa hal bisa kita tunda dan menggunakan yang lebih penting dahulu. Lakukan dengan konsisten agar semakin membaik manajemen Anda.

Pembagian Uang

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya, misalkan dari sebuah gaji satu bulan atau uang saku satu bulan. Kita bisa membaginya dalam beberapa persen agar mudah perhitungannya.

Paling populer menggunakan persentase 40% : 30% : 20% :10%. Lalu bagaimana penggunaannya agar semua bisa mendapatkan bagian.

Dari mulai 40% uang kita bisa digunakan untuk pengeluaran sehari-hari berbagai kebutuhan. Jika memiliki hutang maka 30% gunakan untuk membayarnya secara konsisten.

Trending :  Pengertian Manajemen Keuangan Bisnis dan Manfaatnya

Selanjutnya untuk 20% kita sisihkan untuk menjadi tabungan. Lakukan ini secara konsisten dan jangan sampai terganggu pengeluaran lainnya.

Sisanya untuk kita berikan pada orang yang membutuhkan. Sebagai bentuk dari zakat penghasilan kita setiap bulannya. Jika Anda bisa melakukan hal ini secara bertahap dan semakin membaik bahkan untuk persentase tabungan meningkat misalnya.

Pisahkan Tabungan dan Dana Darurat

Selain menggunakan pembagian yang kita bahas tadi. Kita bisa membuat pengisian untuk dana darurat yang bisa kita gunakan kala terdesak.

Solusi ini tidak akan merusak tabungan Anda kedepannya. Karena pada intinya dana darurat untuk hal mendesak, sedangkan tabungan kita gunakan pada jangka masa depan.

Keuntungan yang akan kita dapatkan dengan membiasakan hal kecil seperti ini tentu akan diraih nantinya. Karena apapun yang teratur mudah untuk kita tinjau ulang dan tidak membuat kita cenderung gegabah.

Kurangi Sifat Konsumtif

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya adalah mengurangi sifat konsumtif. Jika semua sudah terorganisir namun tidak mengendalikan rasa dan hobi menghamburkan uang juga percuma.

Beberapa orang cenderung tidak berpikir panjang ketika membeli sesuatu. Hal seperti ini menjadi kebiasaan lama kelamaan.

Maka analisis catatan Anda dan selalu tanamkan bahwa utamakan kebutuhan utama. Bukan hanya tentang keinginan saja, ingat selalu.

Semua akan selalu lebih terkontrol jika mengingat hal ini. Gaji akan teratur sampai akhir bulan tanpa khawatir lagi.

Cara mengatur keuangan pribadi bisa Anda coba dan lakukan secara konsisten. Tidak masalah pada awalnya bingung dan bermula dari tidak rapi. Semua akan bertahap dan semakin membaik dari hari ke hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *