Instrumen dan Jenis Pasar Modal Syariah yang Perlu Investor Tahu

Pasar modal syariah menjadi salah satu pilihan bagi mereka yang akan melakukan jual beli surat berharga, tanpa adanya pertentangan dengan prinsip syariah dalam islam. Saat ini pasar modal telah menjadi bagian dari suatu industri pasar modal Indonesia, yang kegiatannya masih sejalan dengan pasar modal. Memiliki karakteristis khusus yaitu produk dan mekanisme transaksinya dijalankan tidak boleh berlawanan dan bertentangan dengan prinsip syariah.

Inilah Pasar Modal Syariah yang Harus Investor Ketahui

Definisi pasar modal jenis syariah ini adalah kegiatan pasar modal yang diatur dalam UUPM dan tidak bertentangan dengan prinsip agama. Pasar modal ini bertujuan untuk memandu para investor yang ingin menambahkan modal investasinya dengan cara syariah. Investor dipermudah dengan ketersediaan saham yang mempunyai prinsip syariah sebagai sarana investasi.

Instrumen 

Instrumen yang biasa diperdagangkan dalam pasar modal syariah adalah surat saham, warrant, surat utang, dan sertifikat reksa dana. Tiga kategori instrumen antara lain:

  1. Sekuritas Aset

Pada instrumen sekuritas aset tersebut meliputi pada penyertaan musyawarah yang mewakili sebuah modal untuk tetap dengan hak pengelola, pengawasan manajemen, dan hak suara dalam pengambilan keputusan.

  1. Sekuritas Utang

Tanda bukti ada kepemilikan utang yang berupa surat berharga tergantung dari waktu jatuh tempo pembayaran merupakan pengertian dari sekuritas utang. Contohnya seperti obligasi dan sertifikat deposito. Kategori instrumen berupa penerbitan surat utang yang dipakai atas transaksi jual beli atau pendanaan sebuah perusahaan.

  1. Sekuritas Modal

Bukti kepemilikan modal yang berbentuk saham dari perusahaan emiten yang telah terdaftar dalam pasar modal syariah. Sekuritas tersebut dapat dilakukan oleh sebuah perusahaan terbatas yang sahamnya dimiliki secara terbatas dengan cara pengeluaran saham atau membelinya.

Trending :  Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Menjadi Pengusaha Kaya

Dalam pasar modal jenis syariah, yang diperdagangkan mempunyai efek berguna untuk memenuhi kriteria syariah. Sedangkan pola kepemilikan saham membawa dampak yang positif karena perusahaan akan mendapat pemegang saham yang jelas dan memiliki rasa kepemilikan yang menjadi kontrol yang efektif.

Jenis Produk Pasar Modal

  1. Saham Syariah

Dalam saham syariah kegiatan yang dilakukan merupakan dengan penyerahan modal dana kepada investor sebagai kontribusi terhadap perusahaan pengelola yang berguna untuk menjalankan usahanya. Keuntungan dan kerugian akan ditanggung bersama-sama nantinya. Pada saham syariah tersebut tidak adanya unsur riba, gharar unsur riba dan judi.

  1. Sukuk (Obligasi Syariah)

Sukuk merupakan sebuah obligasi yang penerapannya pada prinsip syariah. Obligasi adalah surat utang yang penerbitannya oleh pemerintah atau sebuah perusahaan. Pada investor dalam obligasi pasti memiliki kupon dari perusahaan penerbit sebagai jaminan yang memberi hutang. Namun ternyata sukuk dan obligasi berbeda, surat utang pada sukuk membuktikan kepemilikan bersama dengan mengatasnamakan jasa, proyek dan investasi. Penggunanya juga tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah serta keuntungan akan dibagi rata.

  1. Reksadana Syariah

Reksa dana syariah adalah wadah investasi yang kolektif dikelola oleh para manajer investasi. Pengelolaannya harus berdasarkan pada prinsip syariah.

Prinsip-Prinsip

  1. Investasi Halal Sesuai Syariah

Pasar modal syariah menyediakan barang yang investasi secara halal sehingga diharapkan untuk mengurangi kecemasan masyarakat terhadap produk yang mereka gunakan akan mengandung unsur riba.

  1. Menggunakan Uang Sebagai Alat Tukar Nilai

Sebagai alat tukar nilai uang dalam berinvestasi maka akan mendapat imbalan tersendiri dengan porsi yang tertentu. Investasi dilakukan dengan mata uang yang sama dengan pembukuan.

  1. Risiko Kerugian Cenderung Rendah

Pasar modal memberi kesempatan kepada para investor dalam melakukan kerja sama tanpa mendapatkan risiko yang tinggi. Dalam proses investasi tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

  1. Transaksi Menggunakan Akad

Sesuai dengan syariat Islam di dalam pasar modal ini, dalam proses transaksi ditekankan dengan menggunakan akad dalam syariat Islam. Sesuai dengan syariat Islam tidak ada yang dirugikan saat melakukan akad.

  1. Mekanisme yang Jelas

Mekanisme yang jelas di dalam syariat islam ditekankan dalam pasar tersebut. Hal tersebut akan dianggap mampu untuk menjaga dan terhindar dari prasangka saat sedang melakukan transaksi.

Trending :  Tips Menabung Menghadapi Inflasi Beragam yang Bisa Anda Amalkan

Pasar modal syariah bisa menjadi investasi Anda yang selanjutnya. Terdapat banyak keuntungan yang bisa Anda raih dengan ketentuan syariat Islam yang ada di dalamnya. Anda tidak akan merasa dirugikan dengan bergabung serta keuntungan yang akan dibagi rata tanpa beda-beda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *